Focus Group Discussion (FGD) Dosen MPI Fakultas tarbiyah INSUD Lamongan

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kreativitas dosen di lingkungan program Studi Manajemen Pendidikan Islam dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, Prodi MPI INSUD Lamongan mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kreativitas Dosen dan di ruang rapat INSUD Lamongan.

Acara tersebut diikuti oleh para dosen tetap Prodi MPI Fakultas Tarbiyah INSUD Lamongan. Bertindak sebagai moderator pada FGD ini yaitu Bpk. Haris S.Pd.I, M.Pd.I selaku Sekretaris prodi MPI INSUD Lamongan.

Acara dimulai dengan sambutan dan arahan dari Dekan Fakultas Tarbiyah INSUD Lamongan yaitu Bpk. Fahrur Rosikh, S.Pd, M.Pd.  dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa forum ini diadakan untuk mewadahi kegalauan dosen-dosen dan juga untuk meningkatkan hubungan antar dosen melalui diskusi bebas namun masih dalam lingkup akademik.

Acara dilanjutkan dengan diskusi yang di pimpin oleh Bpk. Hasyim Rosyidi, S.Pd.I, M.Pd.I Selaku Kaprodi MPI INSUD Lamongan Momentum FGD kali ini menjadi tonggak memperkuat yang Tridharma Perguruan Tinggi khususnya prodi MPI INSUD Lamongan. tetapi juga semangat kolaborasi yang membuka ruang bagi pertukaran gagasan  melalui kegiatan ini akan diperoleh insight baru bagi para dosen MPI INSUD Lamongan terkait dengan penelitian maupun pengabdian pada level internasional. Selain itu, saya berharap melalui diskusi ini akan tercipta berbagai rencana kolaborasi atau sinergi yang sangat memungkinkan untuk dilaksanakan antara dosen MPI INSUD Lamongan kedepannya. Utamanya yang berkaitan erat dengan aktivitas penelitian, publikasi maupun kegiatan pengabdian masyarakat internasional

Kemudian dari diskusi tersebut, Haris S.Pd.I, M.Pd.I selaku Sekretaris prodi MPI INSUD Lamongan juga moderator menyimpulkan bahwa ketika kita ingin bergerak menjadi kampus sebagai promotorium, yang pertama yaitu kita harus menghargai proses yang terjadi baik pada diri individu sebagai dosen maupun sebagai pengajar bagi mahasiswa, yang kedua yaitu selfleadership, yaitu suatu kesadaran untuk mencitai profesi, menjalani sebagai sebuah dedikasi, dan melihat kreativitas sebagai sesuatu yang bisa terus dilakukan walapun bertentangan dengan diri kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *